IndonesiaBase

 4th Indonesia National Championship Final, Magelang 1956 

PGN 2020.03.01. 2 partai. Tidak lengkap. Mohon bantuan pembaca untuk melengkapi partai.
UnduhMainkan

1956.12.??-??. Final. 15 pemain. Setengah Kompetisi 15 babak.

Kejuaraan Nasional Ke-4 ini akan dikenang sebagai turnamen yang penuh kejutan.

Juara bertahan dan favorit juara Baris Hutagalung harus mengucapkan selamat tinggal kepada gelarnya. Ia dikejutkan dengan kekalahan dari Arovah Bachtiar dan pemain belum dikenal Suparno. Suparno dari Tegal adalah pembunuh raksasa dalam even ini. Ia mengalahkan nomor 2 (Arovah), 3 (Baris), dan 4 (Achmad Abdul Satar).

Semuanya terlihat bagus untuk pemain favorit lainnya Max Arie Wotulo dalam delapan babak pertama. Ia menundukkan kedelapan lawannya. Malang tak dapat ditolak untuk sisa babak selanjutnya ia hanya meraih setengah angka. Max dikenal sebagai pemain yang kurang kondisi fisiknya. Fisiknya tak mampu mengimbangi kekuatannya yang hebat di atas papan catur.

Abubakar Baswedan dan Arovah berada di puncak klasemen dengan VP yang sama setelah 15 babak. Abubakar menyingkirkan Arovah dengan SB (Sonneborn Berger) yang lebih baik untuk membawa pulang tropi kejuaraan. Pemain Surabaya Abubakar belum pernah berada di tahap final di tiga Kejuaraan Nasional sebelumnya.

Partai Terpilih (viewer © ChessTempo)

Photo of Max Arie WotuloWhite
Max Arie Wotulo
7102747
Flag of Indonesia
Photo of Arovah BachtiarBlack
Arovah Bachtiar
7100205
Flag of Indonesia

Kejuaraan Nasional Indonesia Ke-4 Final
Magelang Flag of Indonesia 1956.12.11
1-0 A42 Pertahanan Modern: Variasi Averbakh



Sumber

  • Daya Suka 42 1957
  • Putaran Ketiga Sirkuit Grandmaster Asia Pertama 1978
  • Sejarah Catur Indonesia 1986 (Ds FKN Harahap)

Posting ini juga terdapat dalam: English, Spanish


Posting terkait:


No comment yet.

Leave a Reply








Copyright © 2006-2020 IndonesiaBase