IndonesiaBase

 Finalists of 5th Indonesia National Championship, Malang 1958 

PGN 2013.09.15. 1 partai. Tidak lengkap.
UnduhMainkan

Penyisihan. 1958.??.??-?.
Final. Tidak dimainkan.

Tahap final tidak pernah dimainkan. Penyebabnya adalah sesuatu yang aneh tapi tragis. ‘Aneh’ karena tidak masuk akal sehat. ‘Tragis’ karena sesuatu yang tidak masuk akal tsb dapat menyebabkan dihentikannya sebuah even catur nasional terpenting di Indonesia.

Pada mulanya babak penyisihan berjalan lancar. Tiga belas pemain lolos ke tahap final sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Sebelum tahap final dimulai, Kusno Kromodihardjo dari Bandung diusulkan untuk ditambahkan ke daftar finalis. Alasannya … ia tidak dapat bermain dengan konsentrasi di babak penyisihan. Anehnya para finalis dan pengurus Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) semua setuju. Dari sinilah kekacauan berawal.

Masuknya Kusno memberikan ide kepada Dame Panggabean, Ketua Percasi Provinsi Sumatera Utara. Ia mengusulkan untuk menambahkan satu pemain lagi, Merlep Ginting. Pemain ini berasal dari Medan, ibu kota Sumatera Utara. Ide Dame mendapat dukungan penuh dari GS Pandjaitan, Sekretaris Jendral Percasi. Alasannya sama, malah lebih aneh lagi. Merlep tidak dapat berkonsentrasi di babak penyisihan karena … ia kehilangan dompet. Usul disetujui. Sekarang tahap final memiliki 15 peserta dan siap untuk dimulai.

Pada pagi hari sebelum babak pertama tahap final, tiba-tiba empat pemain melancarkan aksi mogok main. Mereka adalah Abubakar Baswedan dari Surabaya dan trio dari Banjarmasin, Arovah Bachtiar, Salman, and Subli Arsjad. Mereka minta agar pemain Surabaya, Lim Kok An, harus juga diikutsertakan karena ia tidak sehat selama babak penyisihan. Para pemain dan pengurus tidak dapat mencapai kata sepakat. Ketua Percasi saat itu, Ds FKN Harahap, dihadapkan pada posisi yang sulit. Problem bertambah bagi Harahap karena pejabat Percasi lainnya telah pergi meninggalkan even. Ia tidak dapat memasukkan Lim begitu saja jika tidak semuanya setuju namun dia tidak dapat serta merta menolaknya karena usul ini memiliki alasan. Benar bahwa alasan yang dipakai tidak masuk akal namun alasan dari dua usulan terdahulu juga tidak lebih baik dan lebih penting lagi disetujui. Harahap memilih pilihan ketiga yang drastis, membatalkan tahap final secara keseluruhan.

Untuk memahami keputusan Harahap kita tidak dapat lupa bahwa saat itu usia Percasi masih dini. Orang-orang yang terlibat masih belajar mengenal satu sama lain dan cenderung menghindari konflik sebisa mungkin. Pelajaran yang dapat dipetik adalah bahwa kita harus menghormati perjanjian yang telah kita sepakati. Sederhana tapi mudah dilupakan.

Selected Games (viewer © ChessTempo)

Photo of Lim Hong GieWhite
Lim Hong Gie
Flag of Indonesia
Photo of Abubakar BaswedanBlack
Abubakar Baswedan
Flag of Indonesia

Kejuaraan Nasional Indonesia Ke-5 Penyisihan
Malang Flag of Indonesia 1958.??.??
1-0 D46 Semi Slav: 5.e3 Kbd7 6.Gd3 Hitam menghindari Meran



Sumber

  • Kejuaraan Dunia Catur 2 1979 (Ds FKN Harahap)
  • Putaran Ketiga Sirkuit Grandmaster Asia Pertama 1978
  • Sejarah Catur Indonesia 1986 (Ds FKN Harahap)

Posting ini juga terdapat dalam: English, Spanish


Posting terkait:


No comment yet.

Leave a Reply








Copyright © 2006-2020 IndonesiaBase