IndonesiaBase

 9th Indonesia National Championship Final, Jakarta 1967 

 9th Indonesia National Championship Final Play-Off, Jakarta 1967 

Partai tidak tersedia.

Penyisihan. 1967.??.??-?. 4 kelompok Setengah Kompetisi. 30 pemain.
Final. 1967.??-??-?. Setengah Kompetisi 13 babak. 13 pemain.
Final Penentuan. 1967.??-??-?. Dwilomba 2 babak. 2 pemain.

Kejuaraan Nasional 1967 ini menerapkan format baru. Pertama-tama para peserta sejumlah 30 orang dibagi menjadi 4 kelompok kualifikasi. Dari sini kemudian maju 12 orang ke babak final bersama juara bertahan Ong Yok Hwa (dikenal juga sebagai Eddy Rusli).

Hampir semua pemain yang lolos ke babak final adalah wajah-wajah lama. Pemain-pemain yang pertama kali maju dalam final kejuaraan nasional adalah NLP Silalahi dari Jakarta dan Herman Suradiradja dari Jawa Barat. Silalahi telah cukup dikenal di kawasan kota Jakarta. Herman bukan merupakan pendatang baru dalam dunia catur nasional. Ia telah bermain dalam Kejuaraan Nasional 1964 namun pertualangannya berakhir sebelum babak final. Sejak itu Herman membuat banyak kemajuan dalam kari caturnya. Ia adalah anggota regu Indonesia yang bermain di Olimpiade Catur Havana 1966. Bambang Purnomo adalah nama lain dari Oey Beng Liang, kemungkinan pemain terbaik Jawa Tengah saat itu.

Arovah Bachtiar dan Eddy Rusli mendominasi babak final dengan mengantongi masing-masing 9 VP. Mereka meninggalkan pesaing terdekatnya, Herman dan MHS Nainggolan, dengan perbedaan tidak kurang dari dua angka. Dalam dwilomba penentuan juara Arovah tidak terbendung. Ia mengalahkan Eddy dengan meyakinkan 2-0. Dengan demikian Arovah mendapatkan mahkotanya kembali setelah dilengserkan pada tahun 1965. Ini adalah gelar Juara Nasional ke-3 bagi Arovah.

Sumber

  • Buku Panduan Percasi 1996 (Djamil Dajamal)
  • Putaran Ketiga Sirkuit Grandmaster Asia Pertama 1978
  • Sejarah Catur Indonesia 1986 (Ds FKN Harahap)

Posting ini juga terdapat dalam: English, Spanish


Posting terkait:


No comment yet.

Leave a Reply








Copyright © 2006-2018 IndonesiaBase